Rabu, 02 Oktober 2019

[Media_Nusantara] Re: [nasional-list] Menhan: Tak suka Pancasila, Keluar Cari Rumah Sendiri!

 

SUNNY WROTE :Bagaimana hasil penerapan Pancasila selama ini?  

JAWAB :  ...Selama ini selalu dikacau Anda  dng Menyuguhkan Berita2 dan Komentar2 Anda  yang provokatif dan Sinis tanpa Argument,  dan yang cenderung  memancing Kekeruhan yang tak jarang Anda perkuat dng Berita2 HOAX tanpa Dasar .
======================================================================================================
KONKLUSI KITA : 


👍👍👍
 REPUBLIK INDONESIA di dunIa ini hanya SATU  (ACC )dalam bentuk NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA  - ( JANGAN COBA2 MEMPROVOKASI dan TERUS MENERUS menciptakan INTRIK  atau suatu saat Anda akan menanggung akibat dari Perbuatan Anda sendiri. )

On Wed, 2 Oct 2019 at 10:10, Sunny ambon ilmesengero@gmail.com [nasional-list] <nasional-list@yahoogroups.com> wrote:
 



 

https://www.gatra.com/detail/news/448432/politik/menhan-tak-suka-pancasila-keluar-cari-rumah-sendiri 

 Menhan: Tak suka Pancasila, Keluar Cari Rumah Sendiri!

Gatra.com | 02 Oct 2019 13:25

Jakarta, Gatra.com - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI), Riyamizard Ryacudu, menyampaikan, semakin banyak ancaman untuk memecah belah keutuhan negara dan bangsa di era 4.0. Selain ancaman nyata seperti perang pemikiran, bangsa Indonesia juga perlu mewaspadai ancaman tidak nyata. 

"Yaitu ancaman perang mindset atau yang populer disebut dengan perang modern atau 'Proxy War' akan semakin masif, terstruktur, dan sistematis yang berupaya untuk merubah ideologi negara Pancasila dan (berusaha) memecah belah NKRI," tutur Menhan dalam sambutan dalam Acara Forum Rekat di Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (2/10).

Ancaman perang mindset ini, terang Menhan, berbentuk kekuatan tak terlihat yang berupaya untuk merusak landasan moral dan jati diri bangsa Indonesia. Ancaman tersebut pun berusaha melakukan infiltrasi ke berbagai dimensi kehidupan mulai dari dimensi pendidikan, ekonomi, politik, sosial, budaya, hingga militer yang melalui media informasi..

Ancaman tersebut, lanjut Menhan, dilakukan bertujuan untuk membelokkan pemahaman terhadap ideologi negara menjadi ideologi asing seperti faham materialisme, liberalisme hingga radikalisme seperti faham khilafah. Menhan menegaskan, berbagai ideologi tersebut tak akan pernah bisa menggantikan ideologi Pancasila khas Indonesia.

"Idelogi-Ideologi asing tersebut cocok ditempat asal mereka seperti Liberalisme di Amerika dan Eropa, Komunisme di Cina dan Rusia, Sosialisme di Beberapa Negara Eropa dan Radikalisme Agama di Timur Tengah. Biarkan Ideologi-Ideologi tersebut berkembang di Negaranya, tetapi tidak di Indonesia. Tidak boleh!" tegasnya.

"Di sini negara Pancasila, rumah kita Pancasila. Kalau tak suka Pancasila silakan keluar, cari rumah sendiri!" ujar Menhan.


Reporter: Novrizaldi
Editor: Iwan Sutiawan

__._,_.___

Posted by: Marco 45665 <comoprima45@gmail.com>
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)

.

__,_._,___

Tidak ada komentar:

Posting Komentar